Jumat, 16 September 2011

Doa Membangun Kekuatan dan Keselamatan Kita


Pembicara: Pdt. Keintjem

2 Tawarikh 7:12-14
          Doa dapat membangun kekuatan dan keselamatan bagi umat Tuhan. Seperti yang tertulis di dalam 2 Tawarikh 7:12-14 bahwa Tuhan t’lah memilih tempat bagi salomo untuk persembahan bagi Tuhan, seperti itulah Tuhan memilih saudara dan saya sebagai rumah doa. Dimana bila Tuhan mengizinkan ujian menimpa kehidupan saudara dan saya maka segeralah berbalik pada Tuhan dan berdoa maka Tuhan akan mendengar segala keluh kesah, memulihkan dan memberkati supaya kehidupan ini dapat bertumbuh dengan sungguh – sungguh dan dapat mewarisi kerajaan surga.
Sebaiknya dalam menjalani kehidupan ini adalah tetap tinggal dalam doa. Karena Tuhan mau mendengar doa yang ada (Mazmur 94:9), dan yang menghalangi adalah dosa (Yesaya 59:1-2) serta karena dosaah manusia menjadi hilang kemuliaan Allah ( Roma 3:23). Ini berarti jika saudara dan saya mulai coba – coba untuk sombong(berbuat dosa) maka akan mengalami kehancuran. Serta ada pepatah mengatakan “Banyak doa banyak berkat,Sedikit doa sedikit berkat”. Hidup ini harus banyak berdoa karena doa membawa kemenangan.
            Doa yang dikehendaki Allah adalah Doa yang Menurut perintah-Nya (1 Yohanes 3:22), Doa yang Percaya (Markus 11:24),Doa dengan segenap hati (Yeremia 29:13), dan saling mengakui kelemahan dihadapan Tuhan (Yakobus 5:16). Serta sebaiknya saudara dan saya berdoa itu pada saat Malam hari (Markus 6:46-47),Pagi (Markus 1:35), dan setiap waktu (Efesus 6:10-18) serta teruslah berdoa tanpa putus

Menjadi Jemaat yang Berakar,Bertumbuh dan Berbuah


Pembicara: Bpk. Jusuf

Lukas 13:6-9
          Bagi seorang jemaat,dia harus bisa menghasilkan buah, biar buahnya itu bisa dinikmati bagi disekitarnya.
          Dalam Lukas 13:6-9 jemaat itu diibaratkan seperti pohon ara yang ditanam di lahan kebun anggur (Lukas 13:6). Yang berarti adalah seuatu hal yang spesial. Tetapi disini sang pemilik kebun yaitu Allah menginginkan adanya buah dari pohon ara itu. Yang berarti Allah juga menginginkan adanya buah dari jemaat. Seperti ada tertulis hidup didunia bearti bagiku bekerja memeberi buah (Filipi 1:22a). Dan yang Allah mau adalah buah – buah pertobatan,kehidupan dan jiwa serta bisa berguna bagi yang lain minimal dari keluarga
          Serta jika tidak bisa berbuah maka akan ditebang sama seperti halnya pohon ara ini (Lukas 13:7). Dan yang akan ditebang adalah dari segi Ekonomi, Usaha, Rumah Tangga, Keselamatan, Damai Sejahtera, Dan Nyawa.
          Tapi disini Tuhan masih mau memberi kesempatan bagi saudara dan saya yang belum bisa berbuah seperti pohon ara ini. (Lukas 13:8-9).  Dan mau diproses sama Tuhan (Lukas 13:8).



Senin, 05 September 2011

Number One (Nomor Satu)


Pembicara: Pdt David

Ibrani 6:9 – 12
Berbicara tentang number 1 atau nomor 1 pastilah sesuatu hal yang paling baik, paling utama dan yang paling banyak dicari. Sama seperti halnya iklan – iklan produk –produk tertentu yang beredar dipasaran seperti shampo, motor dll,maka yang paling utama dan penting bagi manusia ialah keselamatan.
Keselamatan adalah hal yang paling penting bagi umat manusia. Karena hidup didunia ini hanya sementara, lalau mau kemana setelah ini? Serta sebenarnya manusia itu adalah berdosa dan tidak bisa masuk surga tapi karena keselamatan itulah manusia dibenarkan dan diselamatkan dan bisa masuk kedalam surga itu.
Keselamatan dapat diperoleh bukan hanya dengan percaya,rajin kegereja, tapi juga harus bertobat atau pertobatan, kemudian beriman karena tanpa Iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah (Ibrani 11:6a), dan segala seuatu yang tidak berdasarkan iman adalah dosa (Roma 14:23b),(Lukas 7:47- 50). Setelah itu kerinduan akan Tuhan (Mazmur 42:2,s Matius 24:35, 1Raja 8:56, Yesaya 55:10–11). Kemudian adalah persekutuan (Ibrani 10:35-37,25) dan setia (Wahyu 2:10 dan Wahyu 21:7).
Lalu setelah keselamatan itu diperoleh maka langkah selanjutnya adalah keselematan itu harus tetap dipegang dan dijaga hingga  akhirnya..