Kamis, 28 Juni 2012

Bangkitlah s’bab Terangmu sudah Datang


Pembicara: Ibu Pdt Keintjem

Yesaya 60:1-2
            1) Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu sudah datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. 2) Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa – bangsa; tetapi terang Tuhan terbit atasmu, dan kemuliaan – Nya menjadi nyata atasmu

            Bangkitlah…! Pada kesempatan kali ini Yesus berkata Bangkitlah…!. Kegelapan menutupi bumi dan kegelapan menutupi bangsa – bangsa.      
            Hal ini berarti bahwa bumi ini telah ditutupi oleh dosa. Berbagai tindakan yang berbuah dosa telah dilakukan oleh setiap manusia yang ada dibumi ini, sehingga menghasilkan masa depan yang suram,  alias tidak ada masa depan atau kekelaman.
            Tapi saat ini Yesus berkata Bangkitlah….! Karena terang telah terbit atasmu. Dan terang itu adalah Yesus , dan barangsiapa yang mengikut Yesus maka kegelapan tidak ada lagi dalam hidupmu (Yohanes 8:12).
            Setelah bangkit, maka jadilah terang (Matius 5:14). Jadilah terang bagi yang lain yang memberikan cahaya agar yang lain tidak tersesat dalam perjalannya melainkan juga beroleh hidup .
            Dan terakhir janganlah menjauhkan diri dari sumber cahaya itu, melainkan tetap pegang sumber cahaya itu (Ibrani 10:38-39).
            Dalam menjalani kehidupan ini tidak akan selalu menemui yang namanya kesenangan. terkadang Tuhan mengizinkan yang namanya kegagalan dialami, seakan – akan jalan berubah menjadi gelap dan masa depan ‘kan menjadi suram, apalagi bila kegagalan terus menerus dialami. Tapi Yesus berfirman bahwa Bangkitlah…. S’bab terangmu sudah datang.  Lebih dari itu karena Allah memberikan kepada kita adalah roh yang membangkitkan  (2 Timotius 1:7).
            Yesus juga mengenal domba – domba-Nya begitu juga sebaliknya dan barangsiapa orang yang mempunyai terang itu maka ia akan menerima berkat – berkat ( Mazmur 92:13-16).


Kamis, 21 Juni 2012

Berkat yang Dijanjikan Tuhan


Pembicara: Pdt Keintjem

Kejadian 41: 32-36
          32) Sampai dua kali mimpi itu diulangi bagi tuanku Firaun berarti; hal itu telah ditetapkan oleh Allah.  

            Pada ketika itu Firaun mendapatkan sebuah mimpi (Kejadian 41: 17-24). Dan tidak seorangpun yang dapat mengartikan mimpi tersebut. Tapi Yusuf dapat mengartikan mimpi dan membuat solusi dari mimpi tersebut (Kejadian 41:25-31).
            Hal ini mampu dilakukan oleh Yusuf bukan semata – mata karena kemampuan dan keahliannya dalam mengartikan mimpi. Tapi semua ini mampu dilakukannya dengan atau bersama Allah. Dan juga karena Yusuf menerima berkat – berkat yang dijanjikan Tuhan. Dan berkat itu adalah berkat keturunan, berkat keluarga, berkat tempat tinggal dan berkat masa depan.
            Berkat keturunan, sebelumnya Allah telah mengadakan perjanjian dengan Abraham (Kejadian 17:5-8).  Dan karena Yusuf adalah keturunan ke empat dari pada Abraham, maka Yusuf menerima berkat yang telah dijanjikan itu.
            Berkat keluarga, sesungguhnya Allah sangat senang jika saudara dan saya hidup dalam kerukunan seperti dalam keluarga yang rukun dan damai serta hidup didalam Yesus. Karena kesanalah atau dalam kondisi seperti itulah Allah akan mencurahkan berkat – berkat-Nya (Mazmur 133:1-3).
            Berkat tempat tinggal, hal in maksudnya adalah berkat – berkat seperti memberkati pekerjaan, makanan hingga buah kandunganmu. Jadi singkatnya adalah berkat didalam rumah tangga (Ulangan 7:13).
            Berkat masa depan, masa depan yang Tuhan janjikan adalah masa depan yang penuh harapan, bukan masa depan yang suram aatau penuh dengan kecelakaan ( Yeremia 29:11). Tapi berkat ini akan dicurahkan kepada orang yang tidak duduk dalam perkumpulan pencomooh dan yang tidak berjalan dalam jalan orang fasik (Mazmur 1:1-3).
            Berkat – berkat ini bukan hanya diterima oleh Yusuf seorang, dan oleh keturunan asli Abraham saja. Tapi juga bisa diterima oleh saudara dan saya. Hal ini dikarena saudara dan saya adalah israel – israel rohani, umat pilihan Allah. Maka dari itu janganlah lupa memperkatakan kitab Taurat ini dan renungkanlah, agar beruntung dan berhasilah setiap jalanmu (Yosua 1:7)
            Jika saudara dan saya dalam kondisi yang ‘tak berdaya dan tidak ada jalan keluar atau solusi dalam pesoalan hidup ini. Tengoklah keatas, pandanglah wajah Yesus itu, maka jalan keluar akan tersedia bagimu dan juga pemulihan akan terjadi bagimu. Dan firman-Ku yang telah keluar dari mulut-Ku tidak akan sia – sia dan yang melakukannya akan berhasil (Yesaya 55:10-11)

Jumat, 15 Juni 2012

Jumbai Jubah Yesus


Pembicara: Pdt Keintjem

Lukas 8:43-44
          43) Adalah seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan dan yang tidak berhasil disembuhkan oleh siapa pun 44) Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya  

            Pada zaman itu, ketika ada seseorang yang menderita pendarahan dan kusta maka resikonya adalah di kucilkan dari wilayah sekitarnya, dan apabila ketahuan maka akan dilempari dengan batu. Demikian pula pada masa itu ada seorang wanita yang menderita pendarahan dua belas tahun lamannya, tapi ketika ia tahu bahwa Yesus ada didaerah itu, maka ia berani ‘tuk maju mendekati Yesus dan menjamah jumbai jubah-Nya. Ia tidak peduli meski kalau ketahuan ia akan dihukum. Dan karena ia mempunyai iman, kerendahan hati (Amsal 22:4), beran mengambil resiko dan mengerti apa arti dari jumbai jubah itu, maka ia sembuh (lukas 8:48).
            Arti dari jumbai jubah tersebut sendiri adalah melambangkan perintah Tuhan dan supaya kamu mengingat segala perintah-Ku dan menjadi kudus bagi Tuhan Allahmu (Bilangan 15:37-41). Dan dalam jumbai jubah juga mengandung kuasa (Markus 6:56).
            Dan juga sebenarnya bagi setiap orang yang takut kepada Tuhan akan selalu terbit surya kebenaran dengan kesembuhan ( Maleakhi 4:2).
           

Jumat, 08 Juni 2012

Peran dari pada Roh Kudus


Pembicara: Pdt Devid

1 Yohanes 5:6b
          … dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran

          Roh Kudus adalah suatu pribadi yang menjadi bagian dari ke trinitas-san Allah ( 1 Yohanes 5:7). Dan Roh Kudus juga adalah Roh Allah sendiri ( 1 Petrus 4:14b). Serta Roh Kudus itu satu dengan Allah Bapa dan Allah Anak yaitu Tuhan Yesus Kristus (Matius 28:19-20)
           
            Roh Kudus sendiri sebenarnya telah diutus oleh Allah untuk menjadi penolong dan yang akan menyertai bagi umat-Nya yang percaya dan setia karena Yesus tidak akan meninggalkan saudara dan saya yatim piatu (Yohanes 14:16-18).

            Maka dari itu Roh Kudus memiliki sifat Kekal, Maha Kuasa, Maha Tau dan Maha Hadir. Kekal berarti Roh Kudus itu Roh Kudus itu abadi adanya ( Ibrani 9:14). Maha Kuasa berarti Roh Kudus ini punya kuasa (Lukas 1:35). Maha Tau karena sebernanya juga mengerti setiap pribadi manusia karena selalu menyelidiki hati manusia ( 1 Korintus 2:10-11). Dan memang sesungguhnya Roh Kudus ini maha hadir, dimanapun saudara berada, Ia berada (Mazmur 139:7-10).
           
            Roh Kudus ini sebenarnya sudah disiapkan bagi saudara dan saya, maka dari mintalah atau undanglah Roh Kudus untuk hadir dalam setiap aspek kegiatan yang saudara dan saya lakukan

            Roh Kudus memiliki banyak lambang yang diantaranya adalah Burung Merpati, Angin (Yohanes 3:8), Lidah Api (Kisah 2:1-4), Awan (Keluaran 13:21-24 ; 40:34-35) dan Hujan serta Fajar (Hosea 6:3).
          

Kamis, 31 Mei 2012

Muzizat


Pembicara: Bp. Chandra

Yohanes 2: 4-5
          4) Kata Yesus kepadanya: ”Mau apakah engkau dari pada-Ku ibu? Saat-Ku belum tiba.” 5) Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan – pelayan: ”Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”

            Muzizat yang selalu diharapkan oleh semua orang dalam setiap keadaan dan situasi yang terjadi dalam setiap sisi kehidupan manusia, terutama dalam keadaan terdesak/genting/ada sesuatu yang sangat diharapkan terjadi, tapi sulit untuk diwujudkan.
            Muzizat bisa dikatakan suatu hal yang bisa membuat hal yang mustahil menjadi nyata adanya. Kemudian pada firman Tuhan pada kesempatan kali ini membicarakan atau membahas tentang muzizat Yesus yang pertama kali yaitu di perkawinan dikana (Yohanes 2:1-11).
            Diceritakan pada saat itu Yesus yang diundang dan datang ke acara pesta perkawinan tersebut bersama dengan murid – murid-Nya. Dan pada saat itu ada kejadian kekurangan anggur, dan ibu Yesus yang memberitaukan kepada Yesus, serta meminta tolong pada Yesus, tapi Yesus menjawab saat-ku belum tiba. Tapi sang ibu Yesus ini tetap percaya dan berkata kepada para pelayan apa yang dikatakan kepadamu,lakukanlah itu!. Dan kemudian terjadilah sesuatu hal yang indah.
            Sebenarnya dalam kehidupan ini dengan berbagai situasi yang ada, saudara dan saya sangat membutuhkan muzizat itu. Belajar dari kisah diatas bahwa Yesus bukannya tidak mau menolong atau mengadakan muzizat-Nya buat saudara dan saya tapi perlu diketahui bahwa Yesus punya waktu-Nya sendiri, lalu lakukanlah apa yang Yesus mau dalam kehidupan saudara dan saya karena sebenarnya Yesus sudah menyiapkan sebuah rancangan yang indah dan percayalah bahwa disaat pertolongan Yesus atau muzizat itu tiba akan ada sesuatu hal yang sangat indah, dan membuat orang – orang terkagum – kagum akan apa yang t’lah terjadi dalam kehidupan saudara dan saya.  Karena Tuhan tidak akan pernah membiarkan umat-Nya yang percaya kepada-Nya dipermalukan dan dikecewakan serta bisa mendatangkan kemuliaan bagi Allah.
            Maka dari itu untuk bisa mendatangkan muzizat dalam kehidupan saudara dan saya, undanganlah Yesus dalam segala hal yang saudara lakukan (Yohanes 2:2). Kemudian taat dan setia dan lakukan Apa yang sudah Yesus perintahkan (2 Timotius 2:4-7). Dan milikilah Iman seperti Sadrakh, Mesakh dan Abednego yang dimana mereka tetap percaya kepada Allah meskipun jika mereka menerima hasil yang tidak mereka inginkan (Daniel 3:17-18). 

Selasa, 22 Mei 2012

Kenaikan Yesus


Pembicara: Pdt. Keintjem

Kisah para Rasul 1:11
          Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga.

            Pada saat Yesus mau naik ke surga, pada saat itu murid – murid bertanya Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?. Jawab Yesus Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.
            Terkadang manusia memikirkan atau memusingkan sesuatu hal yang memang tidak seharusnya dipikirkan atau dipusingkan (perkara yang ada didunia). Karena memang hal tersebut sudah ditetapkan sendiri oleh Allah menurut kuasa-Nya, dan memang semua yang sedang terjadi didunia ini adalah harus terjadi supaya genaplah firman Allah yang telah disampaikan.
            Kemudian Yesus yang terangkat kesurga dengan tubuh kemuliaan-Nya. Dan memberikan pesan kepada seluruh murid-Nya termasuk saudara dan saya untuk beritakanlah Injil kepada segala mahluk (Markus 16:15).  Dalam melakukan tugas itu, Yesus berkata: “ jangan takut ”. S’bab jika kamu akan dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus (Kisah para Rasul 1:8). Dan jika kamu sudah dipenuhi kuasa Roh Kudus maka tanda – tanda seperti mengusir setan demi nama-Ku, berbicara dalam bahasa yang baru bagi mereka dan jika meletakkan tanganya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh (Markus 16:17-18).
            Dan sebelum Yesus terangkat ke surga Yesus mengangkat tangan-Nya dan memberkati setiap orang yang percaya kepada-Nya (lukas 24:50-51). Dan percayalah bahwa ketika Yesus pergi yaitu untuk menyediakan tempat tinggal bagi setiap orang yang taat dan setia dan percaya kepada-Nya, supaya tempat dimana Aku berada, kamupun berada (Yohanes 14:1-3). Serta dengan cara yang sama seperti Yesus terangkat ke surgalah, saudara dan saya akan melihat Yesus kembali untuk menjemput saudara dan saya (Kisah para Rasul 1:11)     

Sabtu, 19 Mei 2012

Iman yang Menyelematkan dan Menyembuhkan


Pembicara: Pdt. Keintjem

Matius 8:8b,13
          Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. 13) Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: ”Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.” Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.

            Firman Tuhan berkata bahwa Iman dalah bukti dari segala sesuatu yang belum kita lihat, dalam hal beriman itu tidak harus melihat secara langsung tapi jika beriman maka saudara percaya meski tidak melihat secara langsung.
Seperti perwira di kapernaum ini yang berkata kepada Tuhan “katakanlah sepatah kata, maka hambaku akan sembuh” ketika ada hamba perwira itu yang sedang sakit. Dikisah ini Tuhan merasa takjub akan iman perwira ini, dimana Yesus berkata “Iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai diantara orang israel (Matius 8:10). Seperti yang diketahui bahwa umat Israel adalah umat pilihan Allah dimana umat israel berasa dari keturunan Abraham, Ishak dan Yakub. Abraham yang semua orang tau bahwa Abraham adalah Bapa orang beriman atau percaya. Dimana Tuhan telah berjanji akan memberkati abraham menjadi bangsa yang besar (Kejadian 12: 1-3). Yang kemudian adalah anaknya Ishak. Jika dari keturunan Abrahamlah semua bangsa akan diberkati oleh Tuhan maka melalui Ishaklah smua bangsa akan bertobat (Yesaya 60:2-3). Dan dari Keturunan Yakublah atau yang sudah diubah namanya menjadi Israel yang berarti putra Allah, ada keselamatan. Atau jalan menuju perdamaian dengan Allah, atau jalan menuju pada keselamatan itu (Kejadian 28:10-14). Dan jalan itu adalah Yesus (Yohanes 10:9 dan Yohanes 14:6), Yesus itulah sang batu hidup itu ( 1 Petrus 2:4 dan Yohanes 2:19-22). Jadi kesimpulanya adalah milikilah Iman yang besar seperti apa yang telah ditunjukan oleh perwira tersebut dan juga segala perkara hidup serahkanlah pada Yesus sang batu hidup itu